Anggota Fraksi Golkar DPR RI, Muhammad Nur Purnamasidi
Purnamasidi Soroti Potensi Kelautan Indonesia untuk Perkuat Ekonomi Nasional
Jakarta – Kelompok IV Badan Pengkajian MPR RI kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Tangerang Selatan pada 29 September 2026. Diskusi kali ini mengangkat tema “Kontribusi Potensi Kelautan Terhadap Ekonomi Nasional” yang menjadi bagian dari pembahasan mengenai Sistem Keuangan Negara, Perekonomian Nasional, dan Kesejahteraan Sosial.
Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar H. Muhamad Nur Purnamasidi menjadi salah satu narasumber utama dalam forum tersebut. Legislator yang akrab disapa Bang Pur itu menyoroti besarnya peluang sektor kelautan Indonesia dalam mendukung perekonomian sekaligus memperkuat stabilitas keuangan negara.
Menurut Bang Pur, posisi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar memberikan modal besar berupa kekayaan sumber daya laut dan pesisir. Potensi tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari perikanan, pariwisata bahari, hingga sumber daya mineral yang berada di wilayah laut.
Namun, ia menilai kekayaan tersebut belum sepenuhnya dikelola secara optimal. Karena itu, diperlukan langkah konkret pemerintah untuk memperbaiki tata kelola sekaligus mendorong pemanfaatan potensi kelautan secara berkelanjutan.
Bang Pur meyakini pengelolaan sektor maritim yang dilakukan secara tepat dan terarah dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara. Peningkatan kontribusi tersebut pada akhirnya dinilai dapat memperkuat struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam jangka panjang.
“Dari pada negara di ASEAN, potensi maritim kita sangat melimpah. Saya yakin, jika potensi ini dikelola optimal, bukan tidak mungkin postur APBN kita kedepan tidak akan lagi mengalami defisit,” ungkapnya.
Ia menambahkan, optimalisasi sektor kelautan membutuhkan strategi yang komprehensif, mulai dari pengelolaan sumber daya, penguatan industri berbasis kelautan, hingga peningkatan nilai tambah berbagai komoditas maritim. Dengan demikian, kekayaan laut tidak hanya menjadi potensi, tetapi dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi negara dan masyarakat.
FGD tersebut turut menghadirkan sejumlah akademisi dan pejabat pemerintah untuk memperkaya perspektif mengenai kontribusi sektor kelautan terhadap perekonomian nasional. Para narasumber membahas isu tersebut dari berbagai sudut pandang, baik ekonomi, kebijakan maupun pengembangan kewirausahaan.
Sejumlah pemateri yang hadir antara lain Jaharuddin dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta, Berly Martawardaya dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, serta Riza Damanik yang menjabat Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
Forum tersebut menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai strategi mengoptimalkan potensi kelautan Indonesia agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.
