Fraksi Golkar DPR RI Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri: Puji Ketegasan dan Rekam Jejak

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Fraksi Golkar DPR RI
Fraksi Golkar DPR RI Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri: Puji Ketegasan dan Rekam Jejak Sekjend DPP Partai Golkar, M. Sarmuji

Fraksi Golkar DPR RI Dukung Komjen Suyudi Jadi Kapolri: Puji Ketegasan dan Rekam Jejak

Jakarta – Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M Sarmuji menyatakan dukungan terhadap pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Ia menilai pengalaman dan rekam jejak Suyudi selama berkarier di kepolisian menjadi bekal penting untuk menjalankan tugas sebagai pimpinan tertinggi Korps Bhayangkara.

Dukungan tersebut disampaikan Sarmuji setelah DPR RI memberikan persetujuan terhadap pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri dalam rapat paripurna, Kamis (1/10/26). Menurutnya, keputusan tersebut sejalan dengan mekanisme pengangkatan Kapolri sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

"Fraksi Partai Golkar mendukung penuh pilihan Presiden. Komjen Suyudi adalah sosok yang tepat untuk memimpin Polri ke depan. Sesuai Undang-Undang Kepolisian, Kapolri diangkat oleh Presiden dengan persetujuan DPR, dan DPR telah memberikan persetujuannya hari ini," ujar Sarmuji dalam keterangannya, Kamis (1/10/26).

Sarmuji menyebut Suyudi memiliki pengalaman yang cukup panjang dalam berbagai bidang kepolisian, mulai dari reserse dan penyidikan hingga memimpin satuan kewilayahan. Pengalaman tersebut antara lain diperoleh ketika Suyudi dipercaya sebagai Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten.

Selain pengalaman di kepolisian daerah, Suyudi juga pernah memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak Agustus 2025. Menurut Sarmuji, pengalaman tersebut memperkuat kapasitas Suyudi dalam menangani berbagai bentuk kejahatan, termasuk tindak pidana yang memiliki jaringan lintas wilayah dan negara.

"Komjen Suyudi bukan hanya penyidik yang andal, tetapi juga pemimpin yang tegas ke dalam. Saat menjabat Kapolda Banten, beliau tidak ragu menindak tegas anggotanya yang diduga tidak profesional dalam melayani laporan masyarakat. Ketegasan seperti inilah yang dibutuhkan Polri," kata Sarmuji.

Ia juga menyoroti pengalaman Suyudi selama memimpin BNN sebagai salah satu modal dalam menghadapi kejahatan transnasional, khususnya peredaran narkotika. Sarmuji menyinggung keberhasilan Suyudi dalam mengungkap jaringan narkoba yang melibatkan buron internasional.

"Itu capaian penting. Bandar besar yang bersembunyi di luar negeri pun bisa dijangkau. Pengalaman ini akan menjadi modal berharga bagi Polri dalam memerangi narkoba dan kejahatan transnasional," ujarnya.

Sekjen Partai Golkar tersebut berharap kepemimpinan Suyudi dapat membawa Polri terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai masyarakat membutuhkan institusi kepolisian yang mampu merespons laporan secara cepat, menegakkan hukum secara adil, serta memberikan pelayanan secara profesional.

"Kami yakin di bawah Komjen Suyudi, Polri akan semakin profesional, humanis, dan dekat dengan rakyat. masyarakat menginginkan polisi yang cepat merespons laporan, adil dalam menegakkan hukum, dan bersih dalam pelayanan. Komjen Suyudi punya rekam jejak untuk mewujudkan itu," kata Sarmuji.

Pada kesempatan tersebut, Sarmuji juga menyampaikan apresiasi atas pengabdian Jenderal Listyo Sigit Prabowo selama memimpin Polri. Ia berharap pergantian kepemimpinan dapat menjadi momentum bagi institusi kepolisian untuk terus menjaga soliditas dan sinergi dengan berbagai unsur bangsa.

"Kami berterima kasih kepada Jenderal Listyo atas dedikasinya. Kini saatnya Polri melangkah ke babak baru bersama Komjen Suyudi, tetap menjaga netralitas, soliditas, dan sinergi dengan TNI serta seluruh elemen bangsa," imbuh dia.

Sebelumnya, rapat paripurna DPR RI telah menyetujui pengangkatan Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Dalam forum yang sama, DPR juga menyetujui pemberhentian Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan Kapolri.

Share: