Bahlil Tegaskan Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM Hanya Terima Satu Gaji

  1. Beranda
  2. Berita
  3. EKSEKUTIF / KABINET
Bahlil Tegaskan Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM Hanya Terima Satu Gaji Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat diwawancarai wartawan di sela-sela Investor Daily Summit di Jakarta, Rabu (7/10). Foto: ANTARA

Bahlil Tegaskan Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM Hanya Terima Satu Gaji

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan dirinya hanya menerima satu gaji meskipun saat ini mengemban dua jabatan dalam pemerintahan.

Bahlil menjelaskan, rangkap jabatan sebagai Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM tidak akan membuat anggaran negara menjadi lebih terbebani. Ia memastikan operasional kementerian koordinator baru tersebut akan mengutamakan pemanfaatan anggaran yang telah tersedia di Kementerian ESDM.

"Saya mengatakan bahwa dengan penambahan Kemenko baru bukan berarti kita harus melakukan pemborosan. Saya nggak mau, tipe saya bukan seperti itu. Jadi kami sudah menyampaikan bahwa Kemenko Hilirisasi ini karena menterinya satu, jadi kita memakai anggaran dari kementerian ESDM,” ungkap Menko Bahlil diwawancarai wartawan di sela-sela Investor Daily Summit di Jakarta, Rabu, (7/10/26).

Menurut Bahlil, kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga efisiensi dalam pembentukan Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Dengan menggunakan sumber daya yang telah tersedia, pemerintah dinilai dapat menghindari pengeluaran baru yang tidak diperlukan.

Selain persoalan gaji, Bahlil juga mengungkapkan bahwa selama menjabat sebagai menteri dirinya terbiasa menyisihkan sebagian penghasilan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut, kata dia, juga diberikan kepada kalangan aktivis muda yang dinilainya memiliki potensi untuk menjadi generasi penerus.

“Memang secara kebetulan saya sejak menjadi menteri, InsyaAllah dari gaji saya maupun dari dana operasional saya, selalu saya sisihkan semuanya untuk saudara-saudara saya berhak untuk saya bantu. Teman-teman aktifis kan banyak ya, adik-adik saya kan banyak, jadi itu saya kasih ke situ kemudian yang membutuhkan,” ujar Menko Bahlil.

Sebelumnya, Bahlil menjelaskan pembentukan Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat pelaksanaan agenda hilirisasi dan transisi energi yang menjadi salah satu target pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam tahap awal, kantor Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi juga masih akan menggunakan fasilitas yang berada di lingkungan Kementerian ESDM. Kebijakan tersebut dilakukan sambil menunggu perkembangan lebih lanjut terkait kelembagaan kementerian koordinator baru.

"Kantornya akan tetap di Kementerian ESDM sambil kita melihat perkembangan. Karena saya melihat bahwa fokus kita kan hilirisasi, dari total investasi 100 persen, 90 persennya itu ada di sektor ESDM," kata Menko Bahlil,

Bahlil resmi mendapat mandat sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi pada Kamis (1/10), ketika Presiden Prabowo Subianto melantiknya untuk menduduki jabatan tersebut sekaligus tetap menjalankan tugas sebagai Menteri ESDM.

Pengangkatan tersebut tercantum dalam Keputusan Presiden Nomor 104P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih 2024-2029. Keputusan tersebut ditetapkan Presiden Prabowo Subianto pada 30 September 2026.

Share: