Demer Apresiasi Rakornis dan Bimtek Fraksi Golkar Indonesia Timur di Bali, UMKM Ikut Rasakan Dampak Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Fraksi Golkar DPR RI
Demer Apresiasi Rakornis dan Bimtek Fraksi Golkar Indonesia Timur di Bali, UMKM Ikut Rasakan Dampak Ekonomi Anggota FPG DPR RI Dapil Bali, Gde Sumarjaya Linggih

Demer Apresiasi Rakornis dan Bimtek Fraksi Golkar Indonesia Timur di Bali, UMKM Ikut Rasakan Dampak Ekonomi

Jakarta  – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar dari daerah pemilihan Bali sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer, mengapresiasi penyelenggaraan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Indonesia Timur Gelombang II di Bali.

Menurut Demer, kepercayaan menjadikan Bali sebagai lokasi kegiatan tersebut tidak hanya membanggakan kader Golkar setempat, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah dinilai turut mendorong aktivitas usaha, terutama di sektor pariwisata, perdagangan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Apresiasi tersebut disampaikan Demer saat menghadiri kegiatan yang berlangsung di Hotel Bintang Bali Resort, Kuta, Kabupaten Badung, Jumat (23/10/2026). Rakornis dan Bimtek yang digelar pada 23–25 Oktober 2026 itu diikuti 318 peserta dari Fraksi Partai Golkar tingkat provinsi serta kabupaten/kota.

“Pertama, saya mengucapkan terima kasih karena Bimtek ini dilaksanakan di Bali. Artinya, ada multiplier effect atau dampak berganda yang terjadi di Bali. Ini juga menjadi kebanggaan bagi kami di Partai Golkar karena bisa mengikuti kegiatan ini dengan lebih mudah,” ujar politisi Partai Golkar asal Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng itu.

Demer yang juga menjabat Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI menilai, penyelenggaraan kegiatan berskala regional dapat memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah. Mobilitas peserta dari berbagai wilayah turut membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan aktivitas dan pendapatan mereka.

Ia menambahkan, manfaat kegiatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara maupun peserta, tetapi juga oleh masyarakat yang menggantungkan penghidupan pada sektor pariwisata dan perdagangan.

“Pulau Bali dijadikan tempat pelaksanaan kegiatan ini. Turis, pedagang, dan UMKM semuanya bisa menikmati manfaat dari keberadaan Bimtek yang dilaksanakan Golkar Indonesia Timur ini,” kata politisi Golkar yang sudah 5 periode sebagai wakil rakyat di DPR RI itu.

Selain memberikan dampak ekonomi, Demer berharap forum tersebut mampu melahirkan pemikiran dan strategi yang dapat memperkuat kesiapan Partai Golkar menghadapi agenda politik mendatang, khususnya Pemilu 2029.

Ia menekankan pentingnya menjadikan Rakornis dan Bimtek sebagai ruang untuk bertukar pengalaman, meningkatkan kapasitas kader, serta menyusun langkah pemenangan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat di setiap daerah.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menularkan hasil-hasil terbaik, terutama strategi-strategi terbaik untuk menghadapi hajatan politik ke depannya,” harap Demer yang juga mantan Ketua Umum Kadin Bali itu.

Melki Laka Lena: Kemenangan Golkar Harus Berbasis Kinerja Kader

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PP Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar sekaligus Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa keberhasilan partai dalam kontestasi politik tidak cukup ditentukan oleh kekuatan struktur organisasi ataupun popularitas semata.

Mewakili Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Melki menekankan pentingnya kinerja nyata para kader, terutama anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) di DPRD, dalam membangun dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, anggota legislatif merupakan representasi partai yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, kemampuan menyerap aspirasi, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan menghadirkan hasil kerja yang konkret menjadi faktor penting dalam membentuk persepsi publik terhadap partai.

“Pemenangan Pemilu tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan struktur organisasi atau popularitas semata. Kinerja anggota FPG DPRD merupakan wajah Partai Golkar di ruang publik dan turut menentukan kepercayaan masyarakat,” ujar Melki yang juga Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

Ia menjelaskan, upaya memenangkan Pemilu harus ditopang oleh kerja nyata, kedekatan dengan masyarakat, konsolidasi organisasi, serta kemampuan kader dalam memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.

Melki juga menyoroti peran strategis anggota Fraksi Golkar di DPRD dalam mengawal pembangunan daerah dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Peran tersebut perlu diwujudkan melalui kebijakan yang mendorong perluasan lapangan kerja, peningkatan kesejahteraan, serta pemerataan pembangunan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Karena itu, peningkatan kapasitas anggota legislatif melalui Bimtek diharapkan dapat memperkuat kualitas pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Penguatan tersebut sekaligus menjadi upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap Partai Golkar melalui kinerja yang dapat dirasakan secara langsung.

Bahlil Arahkan Bimtek Lebih Dekat dengan Daerah

Wakil Sekretaris Jenderal PP Wilayah Indonesia Timur DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Steering Committee (SC), Umar A. Lessy, menjelaskan bahwa pelaksanaan Bimtek di berbagai daerah merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia.

Menurut Umar, terdapat perubahan pendekatan dalam penyelenggaraan kegiatan peningkatan kapasitas kader. Jika sebelumnya Bimtek lebih banyak dilaksanakan di Jakarta, kini kegiatan tersebut diarahkan agar berlangsung di wilayah kerja masing-masing pengurus pusat.

Pendekatan ini diharapkan membuat pembahasan lebih relevan dengan kondisi dan kebutuhan daerah. Dengan demikian, materi yang disampaikan dapat disesuaikan dengan dinamika politik, tantangan pembangunan, serta karakteristik masyarakat setempat.

“Sesuai arahan Ketua Umum Bapak Bahlil Lahadalia, kegiatan Bimtek yang selama ini dilaksanakan di Jakarta diarahkan untuk lebih terkonsentrasi di wilayah masing-masing,” jelas Umar.

Ia memaparkan, pelaksanaan kegiatan di sejumlah wilayah telah dilakukan oleh PP Sumatera di Batam dan Palembang, serta PP Jawa-Kalimantan di Yogyakarta dan Bandung. Sementara itu, PP Indonesia Timur menyelenggarakan Bimtek Gelombang II di Bali setelah sebelumnya menggelar kegiatan serupa di Makassar.

Penyelenggaraan di daerah diharapkan tidak hanya memperkuat koordinasi organisasi, tetapi juga meningkatkan pemahaman kader terhadap persoalan lokal yang perlu diperjuangkan melalui jalur politik dan kebijakan publik.

Enam Provinsi Indonesia Timur Ikuti Rakornis dan Bimtek

Sekretaris Penyelenggara, Putri Komarudin, menyampaikan bahwa kegiatan Rakornis dan Bimtek Gelombang II melibatkan anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dari daerah pemilihan terkait, unsur BSMPG Pusat, serta jajaran DPD Partai Golkar dari enam provinsi di kawasan Indonesia Timur.

Keenam provinsi tersebut meliputi Bali, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.

“Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI dari dapil terkait, unsur BSMPG Pusat, dan juga DPD Partai Golkar dari Bali, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan juga Gorontalo, yang tadi hadir di Rakornis sebanyak kurang lebih 60-an orang.” Ungkapnya.

Selain unsur tersebut, seluruh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Bali turut hadir dalam kegiatan itu.

Melalui Rakornis dan Bimtek ini, Partai Golkar berupaya memperkuat sinergi antarkader, meningkatkan kemampuan anggota legislatif, serta menyusun strategi untuk menghadapi tantangan politik dan pembangunan di masing-masing daerah.

Bagi Golkar Bali, penunjukan sebagai tuan rumah juga menjadi kesempatan untuk memperkuat peran daerah dalam konsolidasi partai di kawasan Indonesia Timur. Pada saat yang sama, kegiatan tersebut diharapkan memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi lokal dan membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas masyarakat.

Perpaduan antara penguatan organisasi, peningkatan kualitas kader, dan komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat diharapkan menjadi modal bagi Partai Golkar dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.

Share: