Maraknya Jaksa Kena OTT KPK, Soedeson Tandra Minta Akar Masalah Ditelisik

  1. Beranda
  2. Berita
  3. KOMISI III
Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra

Maraknya Jaksa Kena OTT KPK, Soedeson Tandra Minta Akar Masalah Ditelisik

Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra, mengungkapkan keprihatinan sekaligus menyesalkan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah oknum jaksa di beberapa daerah.

Diketahui bahwa OTT tersebut terjadi secara beruntun, dimulai dari wilayah Banten, Bekasi, hingga di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan.

“Saya, baik sebagai anggota masyarakat maupun sebagai anggota Komisi III DPR, sangat menyesal dan sedih melihat peristiwa ini,” kata Soedeson kepada wartawan di Jakarta, Senin, (22/12/25).

Meski menyayangkan keterlibatan aparat penegak hukum dalam kasus korupsi, ia tetap memberikan apresiasi kepada KPK yang dinilai telah menjalankan tugas dan kewenangannya secara profesional.

“Tentu kita memberikan apresiasi yang tinggi kepada KPK karena telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam memberantas korupsi,” ucapnya.

Soedeson menambahkan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius Komisi III DPR, terlebih saat ini pihaknya tengah menjalankan Panitia Kerja (Panja) Reformasi Penegakan Hukum yang mencakup Kejaksaan, Kepolisian, KPK, serta lembaga peradilan.

Menurutnya, rangkaian OTT terhadap jaksa harus menjadi bahan evaluasi mendalam untuk mengetahui akar persoalan yang menyebabkan pelanggaran tersebut terus berulang.

“Ini tentu akan kami telisik lebih jauh. Aturannya sudah jelas, sanksinya juga tegas. Pertanyaannya, mengapa hal seperti ini masih terjadi?” jelasnya

Soedeson menegaskan, pendalaman tersebut penting agar DPR dapat merumuskan langkah konkret guna mencegah terulangnya kasus serupa di masa mendatang.

“Dengan begitu, kita bisa menemukan jawabannya dan memperkecil kerusakan-kerusakan seperti ini ke depan,” pungkas Soedeson Tandra.