Dorong Ekosistem Startup di Bandung, Menkomdigi Terus Akselerasi Pengembangan Garuda Spark

  1. Beranda
  2. Berita
  3. EKSEKUTIF / KABINET
Menkomdigi RI, Meutya Hafid, Foto: ANTARA

Dorong Ekosistem Startup di Bandung, Menkomdigi Terus Akselerasi Pengembangan Garuda Spark

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi RI) terus mengakselerasi pengembangan Garuda Spark Innovation Hub di Kota Bandung, Jawa Barat, guna memperkuat ekosistem startup dan digital nasional.

Diketahui bahwa Garuda Spark Innovation Hub Bandung ini telah beroperasi selama tiga bulan terakhir. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menargetkan pertumbuhan startup di Kota Bandung terus meningkat signifikan hingga tahun 2026.

"Hari ini saya mengecek Garuda Spark di Bandung yang diluncurkan tiga bulan lalu. Saya ingin melihat progres aktivitasnya dan sejauh mana startup yang sudah difasilitasi di sini," kata Meutya kepada wartawan di Garuda Spark Innovation Hub, Kota Bandung, Senin (5/1/25).

"Alhamdulillah, dalam waktu tiga bulan sudah ada 10 startup yang dikurasi dan dilahirkan bersama teman-teman dari Startup Bandung, Academy, dan Komdigi," imbuhnya.

Meutya Hafid menjelaskan bahwa dalam tiga bulan ekosistem ini telah menjaring 150 startup. Baginya, tahun 2025 akan menjadi periode yang menantang bagi industri startup, baik di tanah air maupun di level ASEAN.

"Ini harus ditingkatkan. Kita punya rekam jejak startup yang bagus, dan kita ingin prestasi ini terulang atau bahkan lebih baik lagi ke depan," jelasnya.

Menurut Meutya, industri startup tumbuh di tengah tantangan besar, termasuk unit-unit yang dibina di Garuda Spark Innovation Hub Bandung. Tak hanya di Bandung, pihaknya juga mendorong lahirnya startup baru di seluruh penjuru Indonesia.

"Untuk startup di Indonesia, kita punya kekuatan di Malang, Surabaya, dan Yogyakarta. Bandung berada pada level yang cukup baik meski belum sesuai harapan. Namun, modal utamanya adalah kreativitas, dan ekosistem lainnya sudah siap," ungkapnya.

Menkomdigi berharap keberhasilan di Bandung dapat menular ke wilayah lain. "Dengan mendorong Bandung, kita bisa menginspirasi startup lainnya di Indonesia. Semoga ini memicu daerah lain untuk menjadi cikal bakal lahirnya startup baru," ujarnya.

Pada 2026, Kementerian Komdigi menargetkan pertumbuhan startup di angka 8 persen. Guna mencapai target tersebut, Meutya akan mengintensifkan berbagai kegiatan Garuda Spark Innovation Hub di seluruh Indonesia.

"Sarana utama kita adalah Garuda Spark. Di sana ada pelatihan, digital talent, dan lainnya. Semua proses pembelajaran hingga pencarian investor potensial ditarik dan dirangkum melalui Garuda Spark," tutup Menkomdigi Meutya Hafid.