Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian saat mengikuti ziarah di TMP Kalibata (20/20, Foto: tirto.id
Ketua Komisi X Dorong Pemerintah Lakukan Investigasi terkait Perundung Mahasiswa Tewas di Unud
Jakarta - Ketua Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah untuk melakukan investigasi kasus perundungan di Universitas Udayana (Unud) terhadap mahasiswa Unud yang tewas. Menurutnya kasus seperti ini harus segera diatasi bukan saja secara internal.
"Kemendiktisaitek selaku pembina dari berbagai pendidikan tinggi baik negeri maupun swasta apabila ada satu kejadian harus segera ikut turun tangan melakukan investigasi," kata Hetifah usai mengikuti agenda ziarah Partai Golkar di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (20/10/25).
Hetifah menegaskan, DPR akan membahas topik ini untuk memastikan langkah-langkah dilakukan oleh pemerintah bahwa pelaksanaan aturan-aturan yang ada berjalan. Terlebih saat ini sedang masa penerimaan mahasiswa baru.
"Jadi jangan sampai di dalam proses transform mahasiswa baru masuk ke pendidikan tinggi mereka justru dimulai dengan satu program-program yang ada unsur kekerasan di dalamnya, itu yang sangat kita cegah," imbuhnya
Dia Hetifah juga meminta kepada Unud, untuk memberikan hukuman sanksi kepada pelaku. Dia berharap hukuman yang diberikan setimpal.
"Kepada Kampus Udayana, kami juga meminta agar memastikan bahwa mereka yang melakukan tindakan ini (perundungan) ini juga mendapat sanksi yang setimpal," tegasnya.
Hetifah menyebut, aturan tentang pencegahan dan penahanan kekerasan di perguruan tinggi sudah ada. Aturan tertuang dalam Permendikbudristek Nomor 54 Tahun 2024.
"Yang kami sesalkan sampai hari ini, kejadian-kejadian seperti perundungan dan bentuk-bentuk kekerasan lain, bukan hanya kekerasan fisik, tapi juga kekerasan mental yang juga berujung pada hilangnya nyawa dan juga dampak-dampak lain yang berjangka panjang itu masih terjadi," ujarnya.
