Perluas Pemahaman Publik terkait Program CKG, Heru Tjahjono Gelar Sosialisasi Pembangunan Kesehatan di Tulungagung

  1. Beranda
  2. Berita
  3. KOMISI IX
Anggota Komisi IX DPR RI, Heri Tjahjono menggelar Sosialisasi Pembangunan Kesehatan di Tulungagung, (20/12), Goto: radartulungagung.com

Perluas Pemahaman Publik terkait Program CKG, Heru Tjahjono Gelar Sosialisasi Pembangunan Kesehatan di Tulungagung

Jakarta – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Golkar, Heru Tjahjono menggelar sosialisasi Program Pembangunan Kesehatan di Daerah Tahun 2025 pada Sabtu (20/12/25)

Agenda tersebut digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang dihadiri sekitar 600 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperluas pemahaman publik mengenai Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah di bidang kesehatan.

Kegiatan tersebut menggandeng Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, serta dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung, Endang Gatut Sunu Wibowo.

Dalam pemaparannya, Heru Tjahjono menekankan pentingnya sosialisasi agar masyarakat benar-benar memahami tujuan, manfaat, serta mekanisme pelaksanaan CKG. Menurutnya, program ini dirancang sebagai langkah preventif untuk mencegah penyakit sejak dini.

“Pelaksanaan CKG ini agar masyarakat lebih tahu, lebih mengerti, dan mendapatkan informasi yang lengkap. Harapan kami selaku anggota DPR sebagai mitra Kementerian Kesehatan, program cek kesehatan gratis ini betul-betul berjalan baik dan cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Heru.

Heru menjelaskan, CKG menjadi pintu awal dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan secara rutin, potensi penyakit dapat diketahui lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara berjenjang dan tepat.

“CKG ini adalah proses pencegahan sebelum sakit. Kalau pelaksanaannya benar, masyarakat akan sehat. Jika ada yang terdeteksi sakit, bisa dirujuk secara berjenjang melalui fasilitas kesehatan yang sudah disiapkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Heru juga menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan fasilitas dan layanan kesehatan yang memadai. Tantangan utama saat ini adalah memastikan informasi program tersebut tersampaikan dengan baik kepada masyarakat luas.

“Pemerintah sudah memberikan fasilitas dan pelayanan yang cukup bagus. Tinggal bagaimana masyarakat mendapatkan informasi. Salah satu caranya melalui sosialisasi seperti ini,” ungkapnya.

 Berdasarkan evaluasi sementara, pelaksanaan CKG di tingkat nasional terus menunjukkan perkembangan. Saat ini, jumlah masyarakat yang telah mengikuti program CKG di Indonesia mencapai sekitar 70 juta orang dan ditargetkan terus meningkat hingga 35 persen dari populasi.

“Program ini masih berjalan dan trennya terus naik. Awalnya memang di bawah 20 juta, tapi peningkatannya cukup cepat. Ke depan kami optimistis capaiannya akan semakin besar,” jelasnya.

Heru juga berharap program CKG dapat berkelanjutan pada tahun-tahun berikutnya, dengan dukungan berbagai pihak, termasuk peran kader kesehatan dan kader PKK di daerah.

“Kami melihat di daerah, termasuk Tulungagung, kepala daerah dan TP PKK memiliki kader yang sangat banyak. Ini potensi besar untuk menyampaikan informasi dan menggerakkan masyarakat agar memanfaatkan program cek kesehatan gratis,” pungkasnya.