Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia (ke-3 dari kiri) saat ikut menyalatkan Almarhum Wapres RI Ke-6 Try Sutrisno di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta (2/3).
Wafatnya Wapres Ke-6 RI Try Sutrisno, Bahlil Lahadalia Sampaikan Duka Mendalam
Jakarta - Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya tokoh besar Jenderal Purnawirawan Try Sutrisno. Kepergian mantan Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia tersebut, lanjutnya, menjadi kehilangan besar bagi seluruh rakyat Indonesia.
Bahlil memberikan penghormatan tinggi kepada Tri Sutrisno atas dedikasi luar biasa almarhum selama masa pengabdian kepada negara. Sosok almarhum, lanjutnya, dikenal sangat tegas serta berwibawa dalam menjalankan setiap tugas negara yang diberikan.
“Almarhum dalam semasa hidupnya, dalam pengabdian kepada bangsa negara, telah memberikan kontribusi yang terbaik benar-benar menjadi panglima. Almarhum benar-benar menjadi Wakil Presiden,” kata Bahlil di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Senin, (2/3/26).
Menteri Bahlil mengenang almarhum sebagai pemimpin yang memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa dan juga negara. Ia menilai Try Sutrisno memiliki catatan sejarah gemilang saat menjabat sebagai Panglima hingga menjadi Wapres.
Menurutnya, karakter almarhum yang karismatik selalu menjadi inspirasi bagi banyak pihak sejak masa mahasiswa dahulu. Kedisiplinan serta integritas Try Sutrino dalam bekerja, katanya, sangat patut dicontoh oleh seluruh generasi muda Indonesia.
Bahlil mengatakan, kepergian Try Sutrisno meninggalkan lubang besar dalam struktur ketokohan yang berpengaruh di dalam kancah politik nasional. Ia mengatakan, almarhum selalu mengedepankan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu dalam bekerja.
Bahlil menyebut bahwa nilai luhur tersebut menjadi warisan berharga yang harus diteruskan oleh seluruh kader partai sekarang. “Ketokohan dari Pak Try Sutrisno adalah sosok yang mempunyai ketegasan dalam melakukan pembinaan kepada Partai, khususnya di dewan pertimbangan,” ucap Bahlil.
