Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono
Dave Laksono Soroti Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS: TNI Harus Transparan
Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai, Dave Laksono menanggapi kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Pelaku merupakan anggota Bais TNI yakni NDP (berpangkat Kapten), SL (berpangkat Lettu), BHW (berpangkat Lettu), dan ES (berpangkat Serda).
Dave Laksono mengatakan bahwa Komisi I DPR RI prihatin dengan kasus ini. Menurutnya, kasus ini mencederai demokrasi.
"Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras. Tindakan kekerasan semacam ini tidak hanya melukai korban, tetapi juga mencederai nilai-nilai demokrasi dan hak asasi manusia yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa," kata Dave kepada wartawan di Jakarta, Rabu (25/3/26).
Ia menekankan bahwa sebagai mitra kerja TNI, Komisi I DPR RI menekankan pentingnya agar TNI, melalui aparat yang berwenang, menindaklanjuti kasus ini dengan langkah yang tegas, transparan, dan sesuai aturan hukum.
"Pengakuan atas keterlibatan prajurit serta penahanan yang dilakukan mencerminkan keseriusan institusi dalam menegakkan disiplin dan menjadi sinyal positif bahwa proses penyelidikan akan dijalankan dengan saksama serta akuntabel," jelasnya.
Dave menjelaskan bahwa Komisi I akan terus mengusut kasus ini hingga tuntas. Jangan sampai mencoreng kepercayaan rakyat terhadap TNI imbas kasus ini.
"Komisi I DPR RI akan terus mengawal jalannya proses ini secara konstruktif, mendorong koordinasi yang erat antara TNI, Polisi Militer, dan lembaga peradilan terkait," ucapnya.
"Dengan keterbukaan dan profesionalisme, kami optimis bahwa keadilan dapat ditegakkan, kepastian hukum bagi korban dan keluarganya terjamin, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara semakin kokoh," tutup Dave
