Fosta FPG DPR RI bersama Anggota DPR RI Dapil Jatim X, Ahmad Labib menggelar Sosialisasi MBG, (3/4).
FOSTA FPG DPR RI: Implementasi MBG untuk Generasi Masa Depan Indonesia
Jakarta, 03 April 2026 - Forum Staf Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI (Fosta FPG DPR RI) menggelar agenda Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Ahmad Labib, S.H.I., M.H. selaku Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, serta narasumber Dr. Ir. Djoko Soelistya, M.M., CPHCM, CHRMP. Turut hadir pula jajaran pengurus Fosta FPG DPR RI dari Jakarta, unsur Badan Gizi Nasional (BGN) Ainun Arifah Kabag TU KPPG Surabaya, serta para koordinator SPPG wilayah yang berperan aktif dalam pengawalan dan implementasi program di lapangan.
Ketua Forum Staf Anggota (Fosta) FPG DPR RI, Nur Wahyu Satrio, menjelaskan bahwa Fosta merupakan wadah seluruh staf Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar. Dengan total 102 anggota DPR RI dari Partai Golkar, yang masing-masing didukung oleh 5 tenaga ahli dan 2 staf administrasi, Fosta saat ini mengorganisir sedikitnya 714 orang.
Dalam sambutannya, Satrio menyampaikan apresiasi kepada Ahmad Labib sebagai tuan rumah kegiatan di Daerah Pemilihan Jawa Timur X. Menurutnya, Labib merupakan figur muda inspiratif di Partai Golkar yang memiliki kepedulian tinggi terhadap konstituennya.
“Mas Labib adalah figur panutan anak muda di Partai Golkar yang peduli terhadap masyarakat di daerah pemilihannya. Beliau dikenal memiliki semangat berbagi dan keberpihakan kepada rakyat,” ujar Satrio.
Lebih lanjut, Satrio menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Partai Golkar sebagai pendukung pemerintah, termasuk Fosta di dalamnya, tentu berkewajiban untuk mendukung program-program strategis seperti MBG, koperasi desa, dan ketahanan pangan,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa berbagai kekurangan dalam implementasi program MBG harus menjadi perhatian bersama untuk terus diperbaiki melalui masukan dan aspirasi dari masyarakat.
“Saya mengajak kita semua untuk berpikir jauh ke depan. Hasil dari pelaksanaan MBG ini mungkin tidak langsung terlihat, tetapi akan kita rasakan dalam 10 hingga 20 tahun mendatang, tepat saat Indonesia memasuki usia satu abad pada 2045,” tutup Satrio.
Melalui kegiatan ini, Fosta FPG DPR RI berharap sinergi antara legislatif, pemerintah, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna memastikan keberhasilan program MBG sebagai investasi strategis bagi masa depan bangsa.
