Dorong Penguatan Pasokan LPG Nasional, Cek Endra Apresiasi Temuan Cadangan Gas Baru PetroChina Jambi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. KOMISI XII
Anggota Komisi XII DPR RI, Cek Endra

Dorong Penguatan Pasokan LPG Nasional, Cek Endra Apresiasi Temuan Cadangan Gas Baru PetroChina Jambi

Jakarta, 9 April 2026 — Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Cek Endra, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan SKK Migas bersama PetroChina International Jabung Ltd. dalam menemukan cadangan gas baru melalui sumur NEB-79ST di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Temuan ini dinilai menjadi kabar baik bagi penguatan ketahanan energi nasional, khususnya dalam meningkatkan pasokan LPG dalam negeri.

Menurut Cek Endra, keberhasilan pengeboran sumur NEB-79ST yang menghasilkan aliran gas sebesar 6,3 MMSCFD menunjukkan bahwa potensi migas nasional, khususnya di wilayah Jambi, masih sangat prospektif untuk dikembangkan secara optimal.

“Temuan ini merupakan capaian yang patut diapresiasi. Selain menambah produksi gas nasional, kandungan gas yang mengandung propana dan butana juga berpotensi langsung mendukung peningkatan produksi LPG domestik,” ujar Cek Endra.

Ia menilai capaian ini tidak terlepas dari arah kebijakan pemerintah melalui Kementerian ESDM yang terus mendorong peningkatan investasi dan aktivitas eksplorasi di sektor hulu migas, termasuk dalam rangka menjaga keberlanjutan produksi nasional.

“Kami juga mengapresiasi langkah pemerintah, khususnya Menteri ESDM, yang terus memperkuat iklim investasi dan memberikan dukungan kebijakan bagi kegiatan eksplorasi dan pengembangan migas. Ini menjadi faktor penting dalam mendorong penemuan-penemuan baru seperti di Jabung,” lanjut legislator asal daerah pemilihan Jambi itu. 

Ia menjelaskan bahwa peningkatan produksi LPG dalam negeri menjadi sangat penting mengingat kebutuhan LPG nasional yang terus meningkat, sementara ketergantungan terhadap impor masih cukup besar. Oleh karena itu, setiap tambahan pasokan dari dalam negeri akan memberikan dampak signifikan terhadap penguatan neraca energi nasional.

Lebih lanjut, Cek Endra menilai keberhasilan ini juga mencerminkan efektivitas pengelolaan hulu migas yang dilakukan secara profesional dan efisien, termasuk dari sisi keselamatan kerja yang tercermin dari capaian zero accident selama proses pengeboran dan completion sumur.

Ia juga mendorong SKK Migas dan para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) untuk mempercepat pengembangan sumur-sumur lanjutan, termasuk rencana pengeboran sumur Gemah-86, guna memastikan kesinambungan produksi migas nasional serta mendukung pencapaian target lifting migas dalam APBN.