Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya dalam agenda menerima kunjungan Duta Besar RI untuk Kuwait di Ruang Rapat Komisi XII, Senayan, (26/6). Foto: dpr.go.id
Terima Dubes RI untuk Kuwait, Ketua Komisi XII DPR RI: Investasi Kuwait Berpotensi Tingkatkan Produksi Minyak Nasional
Jakarta – Komisi XII DPR RI menerima kunjungan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kuwait di Ruang Rapat Komisi XII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/5/26). Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan bilateral Indonesia-Kuwait, termasuk peluang pengembangan kerja sama baru di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM).
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya yang memimpin pertemuan menyampaikan bahwa salah satu pembahasan utama dalam agenda tersebut berkaitan dengan dinamika ekonomi global, khususnya sektor minyak, pasca konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Selain itu, turut dibahas langkah strategis untuk mendorong peningkatan investasi Kuwait di sektor ESDM Indonesia.
“Pertemuan tadi membahas perkembangan kondisi di Kuwait dan update mengenai selat Hormuz, apalagi bu Dubes RI untuk Kuwait sudah berada selama 6 bulan sehingga beliau sudah paham terkait kondisi di sana”, imbuhnya saat diwawancarai Parlementaria di Ruang Rapat Komisi XII DPR RI, Rabu (26/5/26).
Bambang menegaskan bahwa Indonesia membuka peluang seluas-luasnya bagi Kuwait untuk memperkuat investasi di sektor migas nasional. Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.
Ia menjelaskan, perusahaan Kuwait saat ini telah mengantongi dua wilayah kerja migas baru dan sebelumnya juga telah berinvestasi di Blok Natuna. Karena itu, diperlukan dukungan agar realisasi investasi dapat berjalan lebih cepat dan optimal.
“KUFPEC juga baru memenangkan dua blok yang pertama di Sumsel dan Sulawesi kami berharap blok tersebut segera dilaksanakan eksplorasinya sehingga investasi yang dilakukan Kuwait ini dapat meningkatkan lifting minyak”, imbuh Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
Komisi XII DPR RI berharap hubungan bilateral Indonesia dan Kuwait semakin erat, terutama dalam memperkuat kolaborasi sektor energi yang dinilai strategis bagi ketahanan energi nasional dan peningkatan investasi jangka panjang.
