Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ir Ridwan Bae, saat melaksanakan Reses di Kabupaten Muna, (28/7). Foto: beritakotakendari.fajar.co.id
Ridwan Bae Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Muna, Dorong Sejumlah Proyek Strategis Tetap Berjalan
Jakarta – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pembangunan di Kabupaten Muna meski pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Dalam kunjungan resesnya, Ridwan memastikan akan memperjuangkan sejumlah program strategis, di antaranya penyelesaian talud pantai Kota Raha, rehabilitasi Sarana Olahraga (SOR) La Ode Pandu, hingga penguatan infrastruktur dasar melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Kunjungan kerja tersebut dihadiri Bupati Muna Bachrun Labuta, Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, lurah, kepala desa se-Kabupaten Muna, serta sejumlah kepala balai Kementerian Pekerjaan Umum di Sulawesi Tenggara, termasuk Balai Pelaksana Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Tenggara, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari, beserta satuan kerja terkait.
Dalam agenda reses tersebut, Ridwan Bae melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi pembangunan, antara lain kolam renang bertaraf internasional di kawasan SOR La Ode Pandu yang kini tidak lagi difungsikan dan mengalami kerusakan, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jompi, serta progres pembangunan talud pantai Kota Raha.
Di hadapan jajaran pemerintah daerah dan masyarakat, Ridwan menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan terhambatnya pembangunan di daerah.
"Hampir seluruh daerah di Indonesia menghadapi tantangan keterbatasan anggaran. Namun, kondisi itu tidak boleh membuat kita berhenti. Justru kita harus bersatu, membangun sinergi, dan mencari solusi agar pembangunan di Kabupaten Muna tetap berjalan," ujar Ridwan, Selasa (28/7/26).
Menurut Ridwan, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, DPR RI, kementerian, dan seluruh pemangku kepentingan sehingga program-program prioritas dapat diwujudkan secara berkelanjutan.
Ia juga menegaskan kesiapannya untuk mengawal setiap usulan pembangunan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Muna agar memperoleh dukungan di tingkat pemerintah pusat.
"Saya siap mengawal setiap usulan dari Kabupaten Muna. Yang terpenting, seluruh dokumen perencanaan dan persyaratan teknis harus dipersiapkan dengan baik agar memiliki peluang besar untuk direalisasikan. Saya minta kadis PUPR Kabupaten Muna harus proaktif untuk memasukkan semua usulan program-program pembangunan infrastruktur yang akan diusulkan ke pusat. Saya tidak bisa apa-apa kalau Pemda Muna sendiri tidak memasukkan usulan program-program itu ke aplikasi yang sudah tersedia di Kementerian PUPR RI," kata Ridwan di hadapan ratusan ASN, tokoh masyarakat, kepala desa, camat, lurah, serta undangan lainnya yang hadir dalam kegiatan reses tersebut.
Sementara itu, Bupati Muna Bachrun Labuta menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Ridwan Bae yang dinilai konsisten memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan daerah.
Menurut Bachrun, kemampuan fiskal daerah yang masih terbatas membuat dukungan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Muna.
"PAD kami masih sangat terbatas. Karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat berarti bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Muna. Selama ini Pak Ridwan Bae terus memberikan perhatian dan memperjuangkan berbagai program untuk daerah kami. Hanya Pak Ridwan ini anggota DPR RI yang paling perduli dengan pembangunan di Kabupaten Muna ini," kata Bachrun.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Muna, DPR RI, dan pemerintah pusat terus diperkuat agar berbagai program strategis yang telah diusulkan, termasuk penataan kawasan pesisir Kota Raha dan rehabilitasi SOR La Ode Pandu, dapat segera direalisasikan demi mendukung peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat.
