Anggota Komisi II DPR RI Dapil Lampung I, H. Rycko Menoza. SZP, M.B.A saat menggelar reses di Kabupaten Lampung Selatan, (5/8). Foto: Kilau Lampung
Reses di Lampung Selatan, Rycko Menoza Tampung Aspirasi Warga soal MBG hingga Pertanian
Jakarta— Anggota DPR RI H. Rycko Menoza SZP, M.B.A menyerap berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat dalam rangkaian kunjungan reses di tiga lokasi di Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (5/8/26).
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil Lampung I tersebut menggelar pertemuan dengan masyarakat di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni; Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang; serta Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi.
Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi, mulai dari pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP), sektor pertanian, hingga berbagai program bantuan pemerintah.
Warga menilai masih terdapat sejumlah program pemerintah yang pelaksanaannya belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut antara lain terlihat dari pelaksanaan MBG yang masih ditemukan sejumlah persoalan serta Koperasi Desa Merah Putih yang belum beroperasi meskipun sarana dan prasarana berupa gedung telah tersedia.
“Kami merasakan program-program itu belum tepat sesuai kebutuhan masyarakat banyak. Program MBG banyak ditemukan masalah, koperasi desa merah putih juga belum beroperasi padahal fasilitas gedung sudah selesai dibangun sejak lama,” ujar Wayan Adinata saat hadir dalam Reses di Desa Ketapang.
Menurut Wayan, besarnya anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk sejumlah program seharusnya dapat memberikan manfaat yang lebih langsung dan dirasakan masyarakat, khususnya para petani.
“Coba dana sebesar itu untuk program yang menyentuh masyarakat langsung. Dengan cara memberikan bantuan untuk pertanian atau program-program yang langsung menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian sangat dibutuhkan masyarakat, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berdampak terhadap hasil pertanian.
“Kami yang di kampung-kampung ini banyak yang berprofesi sebagai petani. Kalau dana sebesar itu untuk bantuan pertanian seperti bibit, obat-obatan dan lainnya sangat membantu petani. Apalagi saat ini musim kemarau yang banyak petani mengalami kerugian,” imbuhnya.
Menyikapi berbagai masukan tersebut, Rycko Menoza memastikan seluruh keluhan dan aspirasi yang disampaikan warga akan dicatat dan dibawa ke DPR RI untuk menjadi bahan pembahasan dalam rapat maupun persidangan.
“Semuan program pemerintah tersebut merupakan program kerja bapak Presiden. Semua program itu baik. Tinggal pelaksanaannya dilapangan. Apapun yang disampaikan masyarakat akan kami bahas saat sidang di DPR,” kata politisi Partai Golkar asal Lampung ini.
Khusus menyangkut kebutuhan bantuan di sektor pertanian, Rycko menyatakan akan meneruskan aspirasi tersebut sekaligus berkoordinasi dengan komisi yang memiliki kewenangan di bidang pertanian.
“Saya melaksanakan Reses atau kunjungan langsung ke masyarakat untuk menyerap dan menampuung semua keluhan dan aspirasi masyarakat. Apa yang disampaikan masyarakat akan kami bahas saat Sidang di DPR RI,” kata Rycko Menoza saat Reses di Desa Ketapang.
Selain menyerap aspirasi, dalam kunjungan tersebut Rycko Menoza juga memberikan bantuan kepada pengelola Pura Segara Batu Putih di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung proses pembangunan tempat ibadah (Pura) bagi umat Hindu yang berada di wilayah Kecamatan Ketapang dan Sragi.
