Menteri UMKM Ungkap Bunga PNM Mekaar Segera Turun Jadi 8 Persen

  1. Beranda
  2. Berita
  3. EKSEKUTIF / KABINET
Menteri UMKM Ungkap Bunga PNM Mekaar Segera Turun Jadi 8 Persen Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat memberi keterangan kepada media di Jakarta, (12/8). Foto: ANTARA

Menteri UMKM Ungkap Bunga PNM Mekaar Segera Turun Jadi 8 Persen

Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mengumumkan secara langsung realisasi penurunan bunga pembiayaan bagi nasabah PNM Mekaar menjadi 8 persen.

Maman mengatakan, waktu pengumuman kebijakan tersebut masih menunggu penyampaian langsung dari Presiden Prabowo. “Nanti tanggalnya itu akan disampaikan oleh Pak Presiden langsung,” kata Menteri Maman di Jakarta, Rabu, (12/8/26).

Ia menjelaskan, keputusan menurunkan bunga pembiayaan PNM Mekaar dari sebelumnya sebesar 20 persen menjadi 8 persen telah disepakati melalui rapat koordinasi yang melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian UMKM, dan Danantara.

Menurut Maman, skema untuk merealisasikan kebijakan tersebut juga telah selesai disusun sehingga dapat segera diterapkan. Kebijakan ini diharapkan memberikan keringanan bagi nasabah PNM Mekaar yang mayoritas berasal dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

“Formulasinya sudah disiapkan dan sudah bisa diimplementasikan,” ujarnya.

Maman menuturkan, pembahasan mengenai penurunan bunga PNM Mekaar sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Pemerintah, kata dia, berupaya merespons berbagai keluhan masyarakat terkait tingginya beban pembiayaan.

Ia menilai kebijakan tersebut menjadi bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat lapisan bawah karena dapat mengurangi beban pembiayaan yang harus ditanggung para nasabah.

“Ini kebijakan yang sangat pro kepada masyarakat bawah. Karena sangat meringankan sekali,” katanya menambahkan.

Sebelumnya, Badan Pengaturan (BP) BUMN bersama Danantara Indonesia dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menyelesaikan kebijakan penurunan bunga pembiayaan PNM Mekaar menjadi 8 persen.

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria mengatakan kebijakan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat.

“Penurunan bunga menjadi 8 persen merupakan langkah nyata pemerintah untuk memperkuat akses pembiayaan masyarakat,” ujar Dony.

Penerapan kebijakan tersebut diproyeksikan memberikan manfaat kepada sekitar 14 juta nasabah Mekaar. Selain meringankan beban pembiayaan, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Share: