Menteri ESDM RI, Bahlil Lahadalia dalam rapat penanganan gempa NTT yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Nagekeo, (26/8).
Menteri ESDM Kirim 48 Genset Darurat untuk Dukung Layanan Kesehatan Pascabencana di NTT
Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan bantuan sebanyak 48 unit generator set (genset) darurat untuk mendukung pelayanan kesehatan di sejumlah wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Genset tersebut akan digunakan untuk menyediakan pasokan listrik bagi tenda-tenda pengobatan dan fasilitas kesehatan darurat.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan langsung rencana pengiriman bantuan tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto. Bantuan genset diberikan karena sejumlah tenda pelayanan medis yang didirikan Kementerian Kesehatan belum memiliki dukungan pasokan listrik yang memadai.
Pengiriman puluhan genset tersebut akan dilakukan dengan dukungan pesawat bantuan yang difasilitasi Sekretariat Kabinet.
"Besok kami akan kirim 48 genset dari SDM untuk tenda-tenda yang puskesmasnya nggak masuk itu kan dari Menteri Kesehatan membangun tenda, pengobatan, dan mereka tidak ada genset.," ujar Bahlil dalam tayangan *Breaking News Metro TV*, Rabu, (26/8/26).
Bahlil menjelaskan, penggunaan tenda pengobatan menjadi salah satu solusi sementara karena sebagian masyarakat dan pasien masih merasa trauma untuk kembali menjalani perawatan di dalam bangunan fasilitas kesehatan. Karena itu, ketersediaan listrik menjadi kebutuhan penting untuk menunjang operasional layanan medis di luar ruangan.
Ia menambahkan, genset yang dikirim merupakan tipe *silent* atau senyap sehingga diharapkan tidak menimbulkan kebisingan yang dapat mengganggu pasien selama menjalani pengobatan.
"Gensetnya kita pakai yang silent supaya tidak mengganggu mereka dalam berobat," ungkap Bahlil.
Sebanyak 48 unit genset tersebut akan disalurkan ke sejumlah kabupaten di NTT yang membutuhkan dukungan listrik bagi fasilitas kesehatan darurat. Distribusi bantuan direncanakan meliputi Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 11 unit, Manggarai Timur delapan unit, Manggarai tujuh unit, serta Ngada, Nagekeo, dan Ende masing-masing enam unit.
Sementara itu, Kabupaten Sikka akan menerima empat unit genset untuk mendukung pelayanan kesehatan dan kebutuhan listrik di lokasi darurat.
Selain penyediaan pasokan listrik bagi fasilitas pelayanan medis, dukungan dari sektor ESDM juga terus diperkuat selama masa tanggap darurat. Pelaku usaha di sektor energi dan sumber daya mineral turut mengambil bagian dalam penanganan bencana dengan membangun sekitar 30 posko bantuan di wilayah terdampak.
Melalui bantuan tersebut, pemerintah berharap pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak tetap dapat berjalan dengan baik, terutama bagi warga yang masih membutuhkan perawatan di fasilitas darurat. Dukungan listrik juga diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan secara lebih optimal selama proses pemulihan berlangsung.
