Musa Rajekshah Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau

  1. Beranda
  2. Berita
  3. KOMISI V
Musa Rajekshah Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah

Musa Rajekshah Apresiasi Respons Cepat Pemerintah Antisipasi Dampak Erupsi Anak Krakatau

Jakarta — Anggota Komisi V DPR RI Musa Rajekshah mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Menurutnya, respons pemerintah terutama dalam menjaga keselamatan aktivitas penerbangan merupakan langkah yang tepat mengingat bencana alam sulit diprediksi.

Pria yang akrab disapa Ijeck itu mengatakan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, khususnya bagi aktivitas penerbangan yang berpotensi terdampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi.

“Yang pertama kita tidak bisa memprediksi ya, jadi bencana alam, Gunung Krakatau yang meletus dan pasti akan berdampak seperti yang saat ini, karena untuk faktor keselamatan terutama penerbangan,” kata dia, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/26).

Menurut Ijeck, erupsi gunung berapi merupakan peristiwa alam yang tidak dapat diperkirakan secara pasti. Oleh sebab itu, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah antisipatif untuk meminimalkan risiko, terutama terhadap keselamatan penerbangan.

Ia mengakui dampak erupsi tidak hanya dirasakan pada sektor transportasi udara. Penutupan sejumlah bandara serta pengalihan rute penerbangan akibat persebaran abu vulkanik juga berpotensi memberikan dampak terhadap kegiatan ekonomi.

“Dampak ekonomi juga akan berpengaruh, tapi kita berharap ini tidak berlangsung lama,” ujarnya.

Ijeck mengatakan Komisi V DPR RI terus melakukan koordinasi dengan pemerintah untuk memantau perkembangan situasi, termasuk kondisi cuaca dan persebaran abu vulkanik. Menurutnya, aktivitas penerbangan dapat kembali dibuka apabila kondisi telah dinyatakan aman.

“Kita lihat keadaan cuaca hari ini seperti apa, dan bagaimana debu vulkanik yang sekarang ini tersebar. Kalau baik, tidak membahayakan, berarti urusan penerbangan bisa akan dimulai,” jelasnya.

Legislator asal Sumatera Utara itu berharap aktivitas penerbangan yang saat ini mengalami gangguan dapat segera kembali normal. Ia juga berharap sejumlah rute yang dialihkan ke wilayah lain dapat segera beroperasi seperti sebelumnya.

“Semoga juga jalur penerbangan yang sekarang ini banyak dialihkan ke daerah lain, ini juga kita berharap segera bisa pulih kembali dan bisa normal seperti sebelumnya,” sambung Ijeck.

Selain sektor transportasi, Ijeck turut menyoroti dampak kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh sebaran abu vulkanik. Ia mengatakan aktivitas masyarakat juga dapat terganggu apabila kualitas udara memburuk akibat debu vulkanik.

“Yang pastinya apapun itu kita berharap suasana gunung ini bisa normal kembali supaya aktivitas masyarakat bisa kembali normal. Hari ini saja kita lihat di daerah Jakarta dan sekitarnya sekolah-sekolah diliburkan karena faktor kesehatan dengan debu-debu yang terbang sekarang sudah sampai di Jakarta dan daerah pemukiman masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil pemerintah dalam merespons situasi tersebut harus dipahami sebagai langkah untuk melindungi masyarakat dari berbagai risiko yang mungkin timbul.

“Sekali lagi apapun yang ini diputuskan oleh pemerintah, gunanya adalah untuk jaga keamanan, keselamatan, dan kesehatan masyarakat kita. Kita berharap ini segera bisa normal kembali,” katanya.

Lebih lanjut, Ijeck meminta kepala daerah di wilayah yang terkena dampak erupsi untuk aktif menyampaikan informasi dan imbauan kepada masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga situasi tetap tenang dan kondusif serta mencegah kepanikan di tengah masyarakat.

“Kepada masyarakat dan khususnya para kepala daerah di wilayah daerah yang terdampak dengan erupsinya Gunung Krakatau ini kita berharap bisa memberikan imbauan, menyampaikan ke masyarakat supaya suasana tenang, kondusif, tidak panik,” kata Ijeck.

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar tersebut juga mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah dan mematuhi arahan yang disampaikan oleh pihak berwenang.

“Kita tetap mengikuti apa yang disampaikan pemerintah supaya semuanya bisa berjalan aman, tenang, dan juga nyaman bagi masyarakat,” imbuhnya.

Share: