Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Dapil Aceh II, Ilham Pangestu
Ilham Pangestu Perjuangkan Kepulangan 13 Nelayan Aceh Timur yang Ditahan di Thailand
JAKARTA — Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar asal Aceh, Ilham Pangestu, bergerak mengawal proses pemulangan 13 nelayan asal Kabupaten Aceh Timur yang saat ini masih berada dalam penahanan otoritas Imigrasi Thailand.
Ilham yang merupakan anggota Komisi V DPR RI mengaku baru memperoleh informasi mengenai keberadaan dan penahanan para nelayan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, mereka telah menjalani masa penahanan selama kurang lebih dua bulan di Thailand.
"Saya baru mendapat informasi tadi malam. Mereka sudah dua bulan ditahan di Thailand," ujar Ilham didampingi Anggota DPRA, Khalid, di Jakarta, Minggu (13/9/26).
Menindaklanjuti informasi tersebut, Ilham langsung berkoordinasi dengan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin. Komunikasi itu dilakukan untuk memastikan proses pemulangan ke-13 nelayan dapat difasilitasi secara resmi hingga kembali ke Aceh.
"Kami sudah komunikasi dengan Menteri P2MI, Mukhtarudin. Yang penting saat ini kita sudah tahu titik penahanan mereka," ujarnya.
Ilham mengatakan, informasi mengenai kronologi penangkapan dan waktu pasti para nelayan tersebut diamankan oleh otoritas Thailand masih belum diketahui secara lengkap. Karena itu, ia akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memperoleh informasi lebih lanjut sekaligus memastikan proses penanganan berjalan sesuai ketentuan.
Selain mengawal proses pemulangan, Ilham menegaskan komitmennya untuk memastikan hak-hak para nelayan tetap terlindungi selama menjalani proses hukum di Thailand. Ia juga menyatakan kesiapannya membantu menanggung biaya kepulangan mereka hingga seluruh nelayan tersebut tiba di kampung halaman.
"Kita akan kawal prosesnya sampai mereka bisa kembali ke Aceh," kata Ilham.
Ilham berharap koordinasi antara pemerintah Indonesia dan pihak berwenang di Thailand dapat mempercepat penyelesaian persoalan tersebut. Menurutnya, keselamatan dan kepastian kepulangan para nelayan menjadi hal yang perlu mendapat perhatian serius agar mereka dapat segera kembali berkumpul bersama keluarga.
