Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati saat menemui keluarga korban penganiayaan sadis di RSHS Bandung, (3/7).
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Jenguk Korban Penganiayaan Sadis di RSHS Bandung, Tegaskan Negara Hadir
Bandung, 3 Juli 2026 Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, mengunjungi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026), untuk menemui keluarga korban kasus penyekapan dan penganiayaan sadis yang menimpa seorang perempuan berinisial YTR (29). Kasus yang diduga dilakukan oleh kekasih korban, Taufik Hidayat (30), tersebut menyita perhatian publik karena tingkat kekerasan yang dialami korban.
Dalam kunjungan tersebut, Sari Yuliati didampingi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Golkar Ahmad Hidayat, Wakil Direktur RSHS Fitra Herdiyana, serta Raden Vini Adiani Dewi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.
Di hadapan keluarga korban, Sari Yuliati menyampaikan empati dan dukungan moril. Ia menegaskan bahwa negara hadir untuk memberikan perlindungan kepada korban dan memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.
"Kita jaga korban di sini. Bapak jangan khawatir. Kita berharap pelaku mendapatkan ganjaran hukum yang maksimal. Saat ini fokus utama kita adalah pemulihan fisik dan psikologis korban dengan bantuan tenaga medis dan tenaga ahli, serta dukungan moril dari keluarga dan kita semua," ujar Sari Yuliati.
Ia juga meminta keluarga untuk tetap tabah menghadapi cobaan tersebut.
"Bapak jangan ragu bahwa negara hadir dalam persoalan ini. Kita berharap bukan hanya pelaku yang jera, tetapi siapapun tidak akan pernah terpikir melakukan tindakan keji seperti ini. Semoga Allah memberikan ketabahan kepada keluarga, dan kita semua berharap korban segera pulih," tuturnya.
Sari Yuliati turut mengapresiasi dedikasi tim medis Rumah Sakit Hasan Sadikin yang sejak awal memberikan penanganan terbaik kepada korban.
"Saya mengapresiasi seluruh tim dokter dan tenaga kesehatan di RSHS. Mereka bekerja bukan karena kasus ini viral, tetapi karena panggilan kemanusiaan. Dengan penuh keikhlasan mereka memberikan pelayanan terbaik demi kesembuhan korban," katanya.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap korban kekerasan terhadap perempuan sekaligus penegasan bahwa seluruh pihak harus bersama-sama memberikan perlindungan kepada korban serta mendukung penegakan hukum yang memberikan efek jera kepada pelaku.
