Perkokoh Fraksi Golkar Wilayah Sulawesi, Taufan Pawe Pimpin Hubwil VII Perkuat Konsolidasi dan Kinerja Legislatif

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Fraksi Golkar DPR RI
Perkokoh Fraksi Golkar Wilayah Sulawesi, Taufan Pawe Pimpin Hubwil VII Perkuat Konsolidasi dan Kinerja Legislatif Ketua FPG DPR RI, M. Sarmuji bersama Ketua Hubwil VII Sulawesi, Taufan Pawe, (21/7).

Perkokoh Fraksi Golkar Wilayah Sulawesi, Taufan Pawe Pimpin Hubwil VII Perkuat Konsolidasi dan Kinerja Legislatif

Jakarta — Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. H.M. Taufan Pawe, SH., MH., menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi, sinergitas, dan kinerja seluruh anggota Fraksi Partai Golkar di kawasan Sulawesi mulai dari Anggota Fraksi tingkat DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Penegasan tersebut disampaikan berdasarkan hasil Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung Ketua Fraksi Golkar DPR RI, M. Sarmuji dengan para ketua dan Sekretaris Hubungan Wilayah (Hubwil) Fraksi Partai Golkar DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Fraksi Golkar DPR RI pada Selasa, 21 Juli 2026.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Ketua Fraksi Golkar DPR RI, M. Sarmuji, memberikan ruang dan tanggung jawab strategis kepada setiap Hubwil untuk mengoptimalkan komunikasi dan koordinasi antar-anggota Fraksi Partai Golkar mulai dari tingkat DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten Kota berdasarkan wilayah penugasan masing-masing.

Sebagai Ketua Hubwil VII Sulawesi, Taufan Pawe mendapat amanah untuk merangkul dan mengoordinasikan seluruh legislator  mulai dari tingkat DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dari partai berlogo pohon beringin tersebut yang berasal dari berbagai daerah pemilihan (dapil) se-Sulawesi. Dalam menjalankan tugas strategis ini, Taufan Pawe didampingi oleh Sekretaris Hubwil VII Sulawesi, Ir. H. Beniyanto Tamoreka, ST.

Cakupan koordinasi Hubwil VII Sulawesi membentang di enam provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara.

Taufan Pawe menjelaskan bahwa peran dan fungsi Hubwil dilaksanakan berdasarkan kewenangan yang tertuang dalam Peraturan Organisasi DPP Partai Golkar Nomor: PO-4/DPP/Golkar/I/2026. Regulasi ini menjadi pijakan utama dalam memperkuat tata kelola internal, sinergitas antar-wilayah, serta peningkatan kualitas kinerja fraksi secara berkesinambungan.

Melalui mekanisme Hubwil, hubungan kerja antara DPP Partai Golkar, Fraksi Partai Golkar DPR RI, DPD Partai Golkar, hingga fraksi-fraksi di tingkat DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dapat berjalan lebih terstruktur, sistematis, dan selaras.

"Hubwil Sulawesi bertugas memastikan bahwa kebijakan politik dan agenda perjuangan Partai Golkar dipahami serta dijalankan secara linear oleh seluruh jajaran partai di kawasan Sulawesi. Soliditas organisasi adalah fondasi utama untuk meningkatkan kekuatan dan daya juang partai," ujar Taufan Pawe.

Ia menambahkan, konsolidasi yang intensif dengan anggota Fraksi Partai Golkar di tingkat DPRD provinsi hingga kabupaten/kota diarahkan untuk mengasah kapasitas dan peran politik legislator. Hal ini penting guna memastikan fungsi representasi, legislasi, penganggaran (budgeting), dan pengawasan (controlling) dijalankan dengan selalu berpedoman pada kepentingan masyarakat dan arah kebijakan partai.

Taufan Pawe juga menekankan bahwa penugasan Hubwil Sulawesi harus selaras dengan arahan dan semangat yang terus digaungkan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yaitu "Suara Rakyat, Suara Golkar".

Menurutnya, pilar utama dari semangat tersebut adalah keberpihakan yang nyata terhadap kebutuhan dan kehendak masyarakat di akar rumput.

"Suara Rakyat, Suara Golkar' bukan sekadar doktrin atau jargon semata, melainkan prinsip kerja fundamental seluruh kader dan anggota legislatif. Setiap kebijakan dan langkah politik yang kita ambil harus berakar pada aspirasi rakyat serta mendatangkan manfaat nyata bagi mereka," tegas legislator senior tersebut.

Untuk mengimplementasikan prinsip ini, Hubwil Sulawesi akan mendorong para anggota legislatif dari Partai Golkar agar makin proaktif turun langsung menyapa dan mendengarkan masyarakat. Kehadiran wakil rakyat di lapangan menjadi kunci untuk menyerap aspirasi, memetakan persoalan riil, dan memperjuangkannya melalui instrumen kebijakan maupun program pembangunan.

Selain memperkuat koordinasi di tingkat lembaga legislatif, Taufan Pawe menyoroti pentingnya pembinaan organisasi secara berjenjang hingga ke tingkat desa. Langkah ini krusial untuk merawat kedekatan dengan masyarakat, memperkuat militansi kader, dan memperluas basis dukungan partai di tingkat akar rumput.

"Kepercayaan masyarakat adalah aset politik tertinggi Partai Golkar. Oleh karena itu, konsolidasi tidak boleh berhenti pada formalitas administratif, tetapi harus diwujudkan melalui kerja-kerja politik yang nyata, terukur, dan berkelanjutan. Dengan begitu, Sulawesi dapat terus dikukuhkan sebagai lumbung suara utama Partai Golkar," jelasnya.

Langkah konkret yang akan segera dieksekusi oleh Hubwil VII Sulawesi adalah melakukan inventarisasi dan pemetaan masalah (problem mapping) secara menyeluruh terhadap kendala yang dihadapi Fraksi Partai Golkar dan DPD Partai Golkar di setiap daerah.

Mengingat setiap daerah di Sulawesi memiliki karakteristik sosial, ekonomi, dan tantangan yang beragam, hasil inventarisasi ini nantinya akan dirumuskan menjadi bahan evaluasi dan penyusunan langkah strategis. Selanjutnya, rekomendasi tersebut akan dikoordinasikan secara berkala dengan DPP Partai Golkar dan Fraksi Partai Golkar DPR RI agar penanganan persoalan daerah dapat dieksekusi secara cepat, tepat, dan terarah.

Dengan pendekatan yang responsif dan terintegrasi ini, Hubwil VII Sulawesi optimistis dapat menjadi instrumen konsolidasi yang efektif dalam mengawal aspirasi masyarakat dan memperkuat peran Partai Golkar di kawasan timur Indonesia.

Share: