Temui Menteri Bahlil, Hamka B. Kady Perjuangkan Akses Listrik Empat Desa di Kepulauan Tanakeke

  1. Beranda
  2. Berita
  3. KOMISI V
Temui Menteri Bahlil, Hamka B. Kady Perjuangkan Akses Listrik Empat Desa di Kepulauan Tanakeke Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B. Kady saat bersilaturahim di kediaman Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang di dampingi Ketua Fraksi Golkar DPR RI M. Sarmuji di Jakarta. (13/9). Foto: titik-fakta.com

Temui Menteri Bahlil, Hamka B. Kady Perjuangkan Akses Listrik Empat Desa di Kepulauan Tanakeke

Jakarta — Anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Golkar, Drs. Hamka B. Kady, M.S., membawa aspirasi masyarakat Kepulauan Tanakeke, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, ke tingkat pemerintah pusat. Hamka mendorong percepatan pemenuhan akses listrik bagi empat desa di wilayah kepulauan tersebut yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur kelistrikan.

Aspirasi itu disampaikan Hamka saat bersilaturahmi dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, di kediamannya di Jakarta, Minggu (13/9/26). Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Dalam pertemuan tersebut, Hamka secara khusus menyampaikan kebutuhan masyarakat Kecamatan Kepulauan Tanakeke terhadap akses energi listrik. Ia mengusulkan pemenuhan kebutuhan tersebut melalui program SuperSUN atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Adapun empat desa yang menjadi perhatian dalam aspirasi tersebut yakni Desa Maccini Baji, Desa Balangdatu, Desa Rewataya, dan Desa Mattirobaji.

Menurut Hamka, ketersediaan listrik di wilayah kepulauan memiliki arti yang jauh lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan penerangan. Akses energi yang memadai dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, mendukung pendidikan, memperkuat pelayanan kesehatan, hingga menggerakkan perekonomian warga.

“Sebagai kader Partai Golkar sekaligus wakil rakyat dari Sulawesi Selatan, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk membawa dan memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga mendapatkan solusi nyata,” ujar Hamka.

Aspirasi tersebut mendapat respons langsung dari Bahlil Lahadalia. Menteri ESDM itu segera menghubungi Direktur Jenderal Ketenagalistrikan untuk meminta agar usulan pemenuhan akses listrik bagi empat desa di Kepulauan Tanakeke dapat segera ditindaklanjuti.

Hamka mengapresiasi respons cepat tersebut dan menilai perhatian pemerintah pusat menjadi harapan bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang membutuhkan akses energi.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum kami, Bapak Bahlil Lahadalia, yang langsung merespons dengan menelepon Dirjen Ketenagalistrikan untuk menindaklanjuti usulan ini,” kata Hamka.

Ia menilai langkah tersebut mencerminkan semangat kekaryaan Partai Golkar dalam memperjuangkan dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui kerja nyata.

“Inilah wujud nyata semangat kekaryaan Partai Golkar: mendengar aspirasi, bekerja cepat, dan menghadirkan solusi bagi rakyat,” ujarnya.

Hamka berharap tindak lanjut atas usulan tersebut dapat segera diwujudkan dalam bentuk program nyata di lapangan. Menurutnya, kehadiran listrik akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kepulauan Tanakeke.

“Kehadiran listrik bukan hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka jalan bagi kemajuan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kepulauan Tanakeke,” kata Hamka.

Share: